Showing posts with label Culinary. Show all posts
Showing posts with label Culinary. Show all posts

Sunday, July 26, 2026

Kisah Memotret Makanan

 

Belum terlalu jauh mengenal tetapi selalu ingin terus mencoba...


Barangkali, inilah kalimat paling tepat yang menggambarkan gimana (sejak jaman di Surabaya dulu) saya mulai tertarik memotret sebagai salah satu kesenangan yang menemani hari-hari, khususnya memotret makanan. Diingat-ingat, karena lagi senang-senangnya motret kala itu, saya sering bepergian seorang diri, nongkrong di kafe estetik dan memesan menu yang 'estetik' untuk saya foto.


Tapi, jangan berlebihan bayanginnya. I'm not representable enough to show off my photographic work. Ya Allah, latihannya juga masih maju mundur syantik, hihihiii. Motret seadanya, belum paham penataan apalagi teknik, masih harus rajin berlatih lagi.


Nggak ada tips yang gimana-gimana layaknya profesional. Ini murni hasil berlatih mandiri dengan cara-cara sederhana. Latihan juga seringnya tergantung mood, ya. Karena, jujur, saya hanya ingin memotret makanan dengan bahagia sebagaimana saya bahagia saat makan makanan favorit saya 😁


Lontong Opor, Bolu Pisang Nangka, Brownies, Roti Piz Ketan, Roti Pisang, Pudding Roti


Untuk tool, sampai sekarang saya masih motret mandiri menggunakan smartphone lawas. Sementara untuk properti, saya sudah upgrade menggunakan meja dapur kinclong berwarna putih berbahan granit dan berukuran cukup besar. Properti pendukungnya juga sebetulnya nggak banyak dan hanya mengandalkan barang-barang perdapuran yang sudah ada, seperti toples tupperware wadah kopi dengan warna bright, piring motif dan teko listrik berwarna calm yang cute banget itu. Tapi yang pasti, properti pendukung ini harus selalu dalam keadaan clean. 


Saya suka menata ornamen sebelum mulai memotret. Bagi saya, rapi itu menyenangkan dan melegakan. Apalagi bisa sering motret beragam obyek, cukup menantang. Tapi, jujur, saya lebih percaya diri memotret makanan-makanan favorit. Karena saya lebih nyaman mengandalkan cahaya matahari pagi sebagai sumber cahaya, itulah mengapa saya lebih suka memotret dipagi hari. Hasil dari memotret dipagi hari dengan ornamen-ornamen pendukung ini (in my opinion) cukup membuat tangkapan layar smartphone lawas saya lebih apik. 


Belajar posisi motret juga bermodal intuisi saja. Masih jauh dari sempurna. Hasil fotonya juga belum bisa fokus. Sehingga, untuk komposisi cahaya dan hasil foto yang lebih estetik, saya menggunakan bantuan Canva.


Ehm... satu yang pasti, semakin rajin latihan, jadi merasa sense of art semakin terasah juga. Perlahan seperti jadi menemukan sendiri trik yang apik untuk how to take better and look better in pictures. 



By the way, saya suka memotret keseluruhan obyek dari atas seperti ini






Atau memotret dari sisi sudut seperti ini







Color makes this food look photogenic


Thursday, November 13, 2025

Almaz Fried Chicken & Menu Arabic-nya yang Akrab dengan Selera Lidah Indonesia

 

Banyak sekali kebetulan dan keberuntungan hari ini ❤


Lagi pengin banget makan siang dengan menu Arabic food yang sederhana aja. Penginnya menu Arabic yang juga cocok untuk bocil, karena biasanya menu Arabic kan cenderung pedas, ya. Lalu entah kenapa tadi kami melewati Almaz Fried Chicken. Langsung mampir donk 🥰


Mereka punya menu ayam goreng crispy yang semua bocil biasanya suka, ada juga nasi kebuli dan beef burger. Jadilah kami pesan satu porsi nasi kebuli + ayam goreng crispy dada untuk aku, satu porsi ayam goreng crispy paha + nasi putih untuk Dipo, satu porsi beef burger take home untuk Diba. Nggak lupa pesan air mineral dingin dan minuman spesial mereka susu kurma.






Ayam goreng Almaz sebetulnya serupa dengan ayam goreng umumnya, crispy golden brown. Baru akan terlihat perbedaannya ketika disuwir. Bumbu rempahnya merah orange menggoda 😍 Tapi sebetulnya enggak pedas dan cocok banget untuk bocil karena dagingnya juga empuk.


Kalau biasanya nasi kebuli dihidangkan dengan potongan daging kambing, tapi di Almaz pakai ayam goreng crispy dan ada potongan kismisnya. Rasanya tetap okeee dan tetap akrab dengan selera lidah kita. Bociiil approved 😉


Thank you, Almaz ~

Thursday, October 30, 2025

Holland Bakery dan Sepotong Kenangan Manis

 

Bicara tentang kebahagiaan, seseorang pasti punya kenangan manis tentang bagaimana sebuah tempat bisa menjadi support system dan happy place dalam hidupnya. Sebuah tempat pelepas penat, pengurai lelah, tempat yang bisa memperbaiki mood dan menghadirkan perasaan yang menyenangkan. Aku pun demikian.


Sejak remaja hingga kini sudah menjadi ibu, aku punya happy place yang masih sama, sebuah toko roti. Bagiku, bahagianya membawa pulang roti atau cake kesukaan serupa dengan bahagianya ketika masuk ke toko buku dan akhirnya bisa memiliki buku yang sudah lama ingin ku baca. Keduanya membawaku kembali dan pulang dengan perasaan yang sama. 


(Related Post : Kue dan Sebuah Perayaan)


Ada cheese dan chocolate john kesukaan, roti kelapa, cromboloni (seasonal), lemper ayam


Semua bermula dari roti dan cake yang sering ayah bawa sepulang kerja. Dijaman itu, sekitar tahun 2000an awal, sepertinya belum banyak toko roti di kotaku. Jadi, aku selalu ingat rasa rotinya dan bentuknya yang bermacam-macam. Karena memang selalu beli roti di toko yang sama. Sayang, tak banyak yang aku ingat tentang nama atau jenisnya. Maklum, saat itu belum ada smartphone alias masih henpon jadul. Tetapi yang paling membekas dalam ingatan adalah momen akhir pekan ketika ayah selalu mengajak kami ke toko roti tersebut dan membebaskan kami untuk memilih sendiri apa-apa yang kami mau. Rasanya senang sekali. Dan Holland Bakery selalu berhasil menjawab kerinduan dan membawaku kembali ke masa-masa itu.


(Related Post : Hadiah Paling Manis)


Ketika momen lamaran adikku, misalnya. Dia memberiku mandat untuk memesan beberapa kotak Bika Ambon dan Lapis Legit di Holland Bakery sebagai salah satu hantarannya. Juga ketika momen sidang thesis suami 9 tahun lalu, sebelum ada Diba dan Dipo, kami berdua memesan suguhan untuk para dosen penguji di sini. Sekarang, tiap kali ada momen penting seperti wisuda tahfidz Diba beberapa waktu lalu atau ketika anak-anak berulang tahun, kami suka jajan roti atau cake di Holland Bakery. Demi sepotong kenangan manis.






Mudah menemukan Holland Bakery terutama di kota-kota besar. Parasnya yang putih minimalis dan khas kincir angin selalu nempel dalam ingatan para penggemarnya. Range produk mereka cukup luas. Mulai dari roti, kue tradisional, pastry, donat, pudding, cake, kue lapis, kue kering dan cookies. Ada yang selalu ready setiap hari dan ada juga yang seasonal. Beberapa di antaranya malah jadi favorit keluargaku dan biasa aku beli berulang seperti roti long john, roti kelapa, pudding kelapa, roti cokelat susu, roti sisir dan lemper. Anak-anak senang memesan pudding dan roti cokelat favorit mereka. Kalau suami suka semuanya 😆 Rasanya rich dan makan satu roti saja terkadang sudah bikin kenyang. 


Ada yang baru 'Singapore Kaya Toast'


Lemper, Bika Ambon versi Slice, Muffin dan Roti John. Selalu repurchase


Pudding Kelapa & Pudding Pelangi favorit anak-anak


Kue Lebaran Terfavorit


Roti Almond ini juga enak banget !



Roti sisir jadul yang super lembut


Ini bukan hanya sekedar toko roti, bukan hanya soal rasa, melainkan juga happy place pembangkit kenangan manis semasa remaja. Yang selalu ingin aku 'ulang' saat ini bersama suami, anak-anak dan bestie tersayang (you know who you are) ~

Tuesday, October 21, 2025

Dapur Solo, Resto Masakan Jawa Kegemaran Keluarga

 

Ketika berkunjung ke satu daerah dengan perjalanan darat yang memakan waktu cukup lama, bagian yang paling menyenangkan bagiku sesampainya di lokasi adalah nemu tempat makan dengan konsep prasmanan. Pas perut lagi lapar-laparnya dan kita bebas pilih beragam masakan yang tersaji di depan mata. Sama seperti teman-teman dari Surabaya ketika berkunjung ke Solo. Biasanya mereka minta rekomendasi tempat makan prasmanan yang menunya otentik ala warteg, tempatnya asri dan parkirannya luas. Tentu saja yang pertama akan saya tunjuk adalah resto masakan Jawa kegemaran keluarga kami, Dapur Solo Edupark.


Sewaktu hamil Diba dulu, aku nyaris tiap hari sarapan di sini. Kebetulan tinggal nyebrang saja dari rumah. Sekarang, tiap kali ayah mama ada jadwal kunjungan ke PPMI Assalaam atau ketika si Bayu lagi cuti dan main ke rumah, pilihan tempat makan siang mereka juga masih sama. Dapur Solo Edupark yang menyajikan beragam masakan Jawa & cocok dengan selera kami sekeluarga.


Resto ini juga cocok untuk rombongan. Pintu masuknya lebar dan parkir bus memadai. Buka sedari pagi, tapi menunya lebih lengkap menjelang siang. Prime time makan siang selalu ramai. tapi line antrian perlu di improve menurutku supaya kita-kita di luar rombongan tidak mengantri terlalu lama dan sirkulasi pengunjung tetap rapi. Kalau pengin kemari bareng 4 sampai 5 orang keluarga kecil dihari Sabtu atau Minggu, aku sarankan untuk melipir sedikit makannya ke gazebo belakang. Selain view airnya apik, ambience-nya bikin betah, tempatnya juga lebih private dan nyaman. 


Sop Iga, Tengkleng, Udang Bakar dan Nasi Campur Sambel Goreng Kentang Mie


Sop Iga, Sambel Goreng Kentang, Capcay Goreng & Sambal Terasinya Enaaak !


Lesehan di Gazebo Belakang Dapur Solo


Full senyum sudah kenyang 


Lihat deh pemandangan gazebo di belakang 😇




September 2025 : foto di bagian belakang Dapur Solo sebelum pulang



Lokasinya berada satu lahan dengan Edutorium UMS dekat dengan akses jalan besar dan pintu masuk utama. Ada ruang VIP untuk tempat meeting atau private wedding. Musholla-nya nyaman dan kamar mandinya bersih. Penataan meja prasmanannya apik. Menu nusantara yang 'ramah' rombongan dan ada opsi menu untuk anak. Lauk pauknya ditempatkan pada daun pisang yang ditaruh di atas kendi. Selain nasi putih juga ada pilihan nasi merah, jadi yang lagi atur-atur BB jangan takut makan enak di sini yaa 😁 Menu andalan mereka yang terkenal sebetulnya Sop Iga atau Asem-asem Iga. Tapi, menu prasmanannya juga enak-enak banget dan cocok di aku !


Ada opor ayam yang dagingnya empuk, kuahnya kental, gurih dan potongannya gede banget. Bisa dikombinasi dengan beberapa pilihan menu pendamping seperti sambel goreng kentang, oseng tempe, oseng mie, oseng terong. Lalu ada bermacam gorengan kesukaan warga kayak sosis solo, bakwan jagung, bakwan sayur, perkedel, tempe mendoan, tahu bacem, tahu bakso dan teman-temannya. Juga pletikan enak kayak emping belinjo manis atau asin.


Ayah biasanya ambil menu yang ringan-ringan kayak sayur asem, urap atau pecel dengan lauk ayam goreng atau telur dadar. Selain telur dadar, juga ada telur ceplok, telur bacem dan telur balado. Nggak boleh lupa sambel terasinya. Kalau mama sudah pasti ngambil sop iga atau empal daging. Sementara pak suami lebih suka nasi campur yang sudah pasti bikin kenyang dan puas 😁 Bagi yang pengin menu tunggal segar-segar ada tengkleng. Jangan khawatir untuk membawa serta bocil yaaa, ada opsi sayur sop atau bakso yang cocok untuk menu makan mereka.


Untuk minumannya yang pasti ada teh dan jeruk. Ada display cooler yang di dalamnya ada minuman-minuman dingin. Eskrim dan yogurt juga ada. Bermacam jus segar selalu tampil terdepan.  


Opor Ayam dan Udang Goreng. Enak loh 😉  



Kabari yaaa kalau kalian makan di sini 🥰

Thursday, October 16, 2025

Nasi Liwet Sunda for Blessing (Again)

 

For me, food is more than just a meal. More than just a life survival. More than just filling a stomach. But, in my memory, they were about blessed and nostalgia. A great things to socialize with the loved and the respected ones. I think everyone would agree with this. So, by the reason, I have a special board about special food I've ever eaten on my Pinterest ❤

(Related Post : Happy Food)


Please Welcome "Nasi Liwet Sunda" a Full Vibes Home Meal


Not forgetting the sweet one


Personally, I love to celebrate live, love and happiest moments in life with food. Express relationship, family gathering, offer thanks, appreciation, small gift, personal achievement and sooo many. Especially my birthday and our wedding anniversary. Not a big celebration, yes. Because  for me it's just about thoughtful way for blessings ❤

(Related Post : My Previous Liwetan)


Like two weeks ago, my husband with three of his closest workmate got a special achievement. Of course, they deserve a celebration for the hard work. Instead of congratulation party, they're prefer to celebrate it with calm and blessing. So we ordered a full vibes home meal for them. A central element that connection. A little reward for achieving something they are wait, reflecting their level of closeness and recognize their workmate who give them full support. Alhamdulillah, everyone celebrate it happily. And those Nasi Liwet Sunda contribute to those feelings ❤


And nothing says blessings more than a good food and a sweet thank-you note, right (?) 


❤ A Sweet Thank-You Note ❤



Congratulations on Your Achievement, Love ~

Tuesday, May 21, 2024

Liwetan for Blessings

 

One day, one of my friend invited me to her home for breakfast. I'm blessed. I was enjoyed to come because this is a new thing for me. This is the second time liwetan dining experience in my life. You know another makes me excited about it ?  Yes ! I start my day with an empty stomach (which is... never !) 😋


Liwet Sunda


On that day, I came to my friend's home not too early but also not too late. So I have a little time to play with her baby girl.


When all friends gather, we immediately sit on the floor to prepare a spread of dishes that served on banana leaves. The rice is placed in the center with several kind of dishes like lettuce, hard-boiled eggs, fried chicken, sayur asem, tempe tahu, fried salted fish and sambal. All arranged around it on the same plate. The breakfast was beautifully provided. Allahumma barik 


While enjoying our breakfast, we engage in conversation. The conversation & the time around the 'table' was the glue : keeps us connected even we don't do it often enough.




We enjoy an atmosphere of giving and helping. We share anything about life, about our kids & about co-parenting. Data transfer, check ! 


The best part is it give me more power. It was re-energizing. I feel receiving the fullness of its blessing for enjoyment even we do it at home in a simple way. I appreciated those times 😊

Monday, May 20, 2024

Nyah Lemu, The Prettiest & Classical Coffee Cafe in Surakarta

 

It's nice weather 💛 What could be cheerier than combining my morning cup of hot chocolate with the smell of freshly srikaya bread ? 


Hot Chocolate


I Love You So Matchaaa


Like it's name. In the Javanese language, Nyah Lemu means Ibu bertubuh besar. But, in my perspective, Nyah Lemu is symbolized by different lexicon. It's not mean a woman with big size of body but it's means a woman who's respected.


(Interesting Article to Read : Socielle Espresso & Dine)


Like all mothers, Nyah Lemu is all things to everyone. Students, professionals, entrepreneur or cheerful mom. Doing work, reading for pleasure, or simply enjoying a moment. Every corner really feels like grandmom's home. Such a welcoming environment is an appropriate place for the remote employees because this place have work-from-home vibes. Like what I see, some people seat beside the barista table to focus on his laptop with his cup of coffee. While I prefer to sit inside the area of Nyah Lemu. 










I've been twice so far but at this time I'm here with A3's Moms for regular monthly meeting 😉








💗 Nyah Lemu 💗

Open Daily  : 7 am until 8 pm

Address       : Jalan Dr. Sutomo no. 20, Penumping, Laweyan, Solo

Instagram    : nyahlemu

Sunday, May 19, 2024

Socielle Espresso & Dine, Introvert Friendly Cafe in The Midtown of Surakarta

 

For me, nothing beats a quiet family day at home 😊


Even I really love staying at home, sometimes hangout and be around other people isn't a bad idea. Just want to feel a different atmosphere for a moment. Go to the local coffee shop or cafe, find a seat with the most comfortable view, just sit there, get comfy and observe everything around. Sit alone, in a bubble. 





It's nice to know a place where I can at "I don't want to talk to anyone" mode.


Socielle Espresso & Dine. Cleanliness is their first thing : the floor free from crumbs & the restroom are spotless. It's a nice place to eat and socialize. The space is airy and minimalistic. Have an adequate level of lighting, not too much or too little. You can see the wide window that let in a steady stream of light. Simple but beautiful.


I've been sitting at this cafe for two hours. The waitstaff is attentive but not too attentive, so I've done plenty of brainstorming here. Just taking a break, doing nothing and that's okey. It was my first time exploring this cafe but it's enough to refill my cup of energy. And from my short time here, I know this is my ideal kind of cafe.  I'll be back to explore some more.


I really appreciate place that offer good food and good vibes 💓


(Interesting Article to Read : Nyah Lemu)



My favorite table near the window







💓 Socielle Espresso & Dine 💓

Open Daily : 9 am - 11 pm

Address      : Jalan Moh. Yamin, Tipes, Surakarta

Instagram    : socielle.id

Friday, December 22, 2023

December and Her Birthday

 

Aku, bukanlah orang yang suka merayakan ulang tahun dengan sebuah pesta dan mengundang teman-teman. Bukan pula orang yang suka menghadiri pesta. Mungkin karena fakta bahwa aku tidak pernah nyaman menjadi pusat perhatian dan berada di tengah keramaian. Meski begitu, aku merasa berhak membuat hari itu istimewa dan menikmatinya senyaman yang aku suka. Menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat dan pergi ke toko kue, seperti yang sudah-sudah.







Dua puluh enam Mei, tujuh Agustus, lima November, dua puluh November, dua puluh Desember dan lebaran barangkali lebih cocok disebut hari kue. Sebab, hari-hari itu kami selalu pergi ke toko kue disore hari & membawa pulang beberapa kue yang disuka. Puding kelapa, puding pelangi, roti kelapa, klappertart, kue keju, kue tar kecil dan beberapa kue kering.


Tak ada keramaian, tak juga berlebihan, tapi tetap bisa merawat kebahagiaan. Tak ada orang lain selain kami berempat yang entah kenapa rasanya tetap bisa semenyenangkan itu.


Tak sekedar tanggal lahir. Tanggal-tanggal itu adalah momen pengingat dimana mengatur ulang kehidupan menjadi terasa penting. Ada emotional attachment dengan diri sendiri dihari itu. Sudah tentu mengucap syukur lalu menghadiahi diri dengan sesuatu yang tak mudah dibeli dengan uang. Memperbaiki yang salah, menerima dengan lapang hati apa-apa yang tak bisa diubah dan try hard to consistently practice sunnah. Semoga seterusnya. Barangkali beginilah makna sebuah perayaan bagiku. 



Selalu girang ketika diajak ke toko kue



Kue Kelima kiriman dari Uti Djakarta



Kue ditahun kedua Dipo dari Kakak Diba



Kue-kue Kecil ditahun kedua Dipo



Friday, September 1, 2017

Berkenalan dengan Makanan Organik


Beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat semakin marak diterapkan oleh teman-teman yang tinggal di kota besar. Banyak dari mereka yang awalnya mengonsumsi makanan konvensional, beralih mengonsumsi makanan organik yang konon diklaim sebagai pola makan terbaik untuk hidup sehat. Terutama buah dan sayur organik.


Maraknya pola hidup sehat ini juga menjadi celah tersendiri bagi para pengusaha untuk menjalankan catering atau membuka restoran yang menyediakan beragam makanan sehat. Sekarang kita nggak terlalu sulit untuk menemukannya.







Selain suasananya yang hommy dan verdant green banget, Hotel Rumput juga mewujudkan konsep eco friendly dengan menyuguhkan beragam menu sehat serba organik. Awalnya, aku pikir makanan organik itu pasti minim rasa, porsinya dikit, dan high cost. Ternyata nggak. Mereka berhasil menyulap sayur dan buah dengan cara yang lebih beragam. Sehingga para tamu yang belum mengadopsi tren gaya hidup organik dan nggak terlalu suka mengonsumsi sayur sepertiku, tetap bisa dapat manfaat sayur dengan rasa yang nikmat.






Di antara beberapa pilihan menu, aku fokus pada menu yang direbus atau dikukus. Aku melirik sushi roll nasi merah dan roti gandum selai nanas. Alih-alih beras putih, mereka menyediakan sushi yang terbuat dari beras merah, yang kita tau punya lebih banyak serat dibanding beras putih, sehingga nggak perlu khawatir gula darah melonjak. Kalo roti gandum nya, cocok banget laaa yaaa buat sarapan :)








Setelah menu utama, saatnya menu penutup. Kami memilih menu pudding sugar free dan buah-buahan. Segeeeeer ~





Selain itu juga ada sandwhich dan sup jamur yang disajikan dengan pilihan nasi putih atau nasi merah. Olahan tempenya disajikan dengan tampilan yang bikin laper.


Tertarik untuk nyoba ? Yuk :)