Tuesday, May 21, 2024

Liwetan for Blessings

 

One day, one of my friend invited me to her home for breakfast. I'm blessed. I was excited to come because this is a new thing for me. This is the first time liwetan dining experience in my life. You know another makes me excited about it ?  Yes ! I start my day with an empty stomach (which is... never !) 😋


Liwet Sunda


On that day, I came to my friend's home not too early but also not too late. So I have a little time to play with her baby girl.


When all friends gather, we immediately sit on the floor to prepare a spread of dishes that served on banana leaves. The rice is placed in the center with several kind of dishes like lettuce, hard-boiled eggs, fried chicken, sayur asem, tempe tahu, fried salted fish and sambal. All arranged around it on the same plate. The breakfast was beautifully provided. Allahumma barik 


The conversation & the time around the 'table' was the glue, that moment keeps us connected even actually we're not too close in everyday life. 




While enjoying our breakfast, we engage in conversation. We enjoy an atmosphere of mutual connection, giving and helping. We share anything about life, about our kids, how our kids doing at school. Data transfer, check ! 😆


The best part is it give me a positive energy. Eating together with few people makes me feel good. I feel receiving the fullness of its blessing for enjoyment even we do it at home in a simple way. 


At this moment, I realized, when we give a blessing, we are also receiving a bless and peace of heart. O Allah... I'm so thankful for this memorable experience 💓

Monday, May 20, 2024

Nyah Lemu, The Prettiest & Classical Coffee Cafe in Surakarta

 

It's nice weather 💛 What could be cheerier than combining my morning cup of hot chocolate with the smell of freshly srikaya bread ? 


Hot Chocolate


I Love You So Matchaaa


Like it's name. In the Javanese language, Nyah Lemu means Ibu bertubuh besar. But, in my perspective, Nyah Lemu is symbolized by different lexicon. It's not mean a woman with big size of body but it's means a woman who's respected.


(Interesting Article to Read : Socielle Espresso & Dine)


Like all mothers, Nyah Lemu is all things to everyone. Students, professionals, entrepreneur or cheerful mom. Doing work, reading for pleasure, or simply enjoying a moment. Every corner really feels like grandmom's home. Such a welcoming environment is an appropriate place for the remote employees because this place have work-from-home vibes. Like what I see, some people seat beside the barista table to focus on his laptop with his cup of coffee. While I prefer to sit inside the area of Nyah Lemu. 










I've been twice so far but at this time I'm here with A3's Moms for regular monthly meeting 😉








💗 Nyah Lemu 💗

Open Daily  : 7 am until 8 pm

Address       : Jalan Dr. Sutomo no. 20, Penumping, Laweyan, Solo

Instagram    : nyahlemu

Sunday, May 19, 2024

Socielle Espresso & Dine, Introvert Friendly Cafe in The Midtown of Surakarta

 

For me, nothing beats a quiet family day at home 😊


Even I really love staying at home, sometimes hangout and be around other people isn't a bad idea. Just want to feel a different atmosphere for a moment. Go to the local coffee shop or cafe, find a seat with the most comfortable view, just sit there, get comfy and observe everything around. Sit alone, in a bubble. 





It's nice to know a place where I can at "I don't want to talk to anyone" mode.


Socielle Espresso & Dine. It's a nice place to eat and socialize. The space is airy and minimalistic. I've been sitting at this cafe for two hours. I've done plenty of brainstorming here. Just taking a break, doing nothing and that's okey. It was my first time exploring this cafe but it's enough to refill my cup of energy. And from my short time here, I know I'll be back to explore some more.


So sorry, I didn't take many photos of the cafe when I was last here, but from the photo that shown, you can see the beautiful monochrome style and the wide window that let in a steady stream of light. Simple but beautiful.


(Interesting Article to Read : Nyah Lemu)



My favorite table near the window







💓 Socielle Espresso & Dine 💓

Open Daily : 9 am - 11 pm

Address      : Jalan Moh. Yamin, Tipes, Surakarta

Instagram    : socielle.id

Thursday, May 16, 2024

Teman Terbaik Bagi Diri Sendiri


Bintang di tangan, oleh-oleh kecil dari Ustadzah sepulang sekolah 



 

Faradiba... anak ayah dan ibu yang teduh hatinya


Diba harus tau. Betul bahwa setiap manusia punya hak untuk hidup dalam kebebasan, nak. Sebab, sebagai manusia, dalam beberapa hal, kita pasti menginginkan kebebasan. Bebas bicara, bebas mengutarakan isi kepala, bebas menampilkan kepingan-kepingan terbaik hidup.


Padahal, yang sering terlupa, kebebasan kita seringkali bersinggungan dengan kebebasan manusia lain.


Maka, belajarlah berani untuk jujur pada diri sendiri, ya. Apa yang membuat Diba nyaman dan tidak. Belajarlah untuk tidak mengusik batasan-batasan yang dibuat manusia lain. Belajarlah untuk mengendalikan diri. Belajar juga untuk terus selaras dengan batasan-batasan yang Diba buat sendiri.


Tak perlu merasa bersalah saat disatu waktu Diba memilih untuk berjalan sendiri. Sebab sendiri tak berarti sepi. Tak mengapa memberi jarak dengan orang-orang tertentu jika itu membuat Diba merasa tenang. Tersimpul boleh tapi jangan sampai terikat mati. Banyak-banyaklah mencipta ruang dan batas. Ruang dan batas yang tidak terlampau keras, tapi juga tidak lemah. Agar Diba lebih banyak mendengar sunyinya kebenaran di hati.  


Jagalah kebebasan Diba dengan batasan-batasan yang selalu menuntun Diba kembali. Agar Diba tetap berani melangkah bersama banyak kebaikan. Agar Diba tetap nyaman melihat dan mendengar riuh hidup manusia lain, tapi Diba tetap punya kendali penuh atas apa yang ingin Diba bagi atau simpan sendiri.


Jadilah teman terbaik bagi diri Diba sendiri, ya. Agar Diba tak perlu bergantung pada hati manusia lain yang sama lemahnya seperti hati kita. 


Ayah dan Ibu mungkin tak selalu bisa menemani Diba. Tapi, selalu ada Allah yang akan terus menemani Diba. Yang akan selalu memenuhi ruang di hati Diba. Selamanya ~


Love, ibuk 🌹

Friday, December 22, 2023

December and The Rhapsody

 

Aku, bukanlah orang yang suka merayakan ulang tahun dengan sebuah pesta dan mengundang teman-teman. Bukan pula orang yang suka menghadiri pesta. Mungkin karena fakta bahwa aku tidak pernah nyaman menjadi pusat perhatian dan berada di tengah keramaian. Meski begitu, aku merasa berhak membuat hari itu istimewa dan menikmatinya senyaman yang aku suka. Menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat dan pergi ke toko kue, seperti yang sudah-sudah.







Dua puluh enam Mei, tujuh Agustus, lima November, dua puluh November, dua puluh Desember dan lebaran barangkali lebih cocok disebut hari kue. Sebab, hari-hari itu kami selalu pergi ke toko kue disore hari & membawa pulang beberapa kue yang disuka. Puding kelapa, puding pelangi, roti kelapa, klappertart, kue keju, kue tar kecil dan beberapa kue kering.


Tak ada keramaian, tak juga berlebihan, tapi tetap bisa merawat kebahagiaan. Tak ada orang lain selain kami berempat yang entah kenapa rasanya tetap bisa semenyenangkan itu.


Tak sekedar tanggal lahir. Tanggal-tanggal itu adalah momen pengingat dimana mengatur ulang kehidupan menjadi terasa penting. Ada emotional attachment dengan diri sendiri dihari itu. Sudah tentu mengucap syukur lalu menghadiahi diri dengan sesuatu yang tak mudah dibeli dengan uang. Memperbaiki yang salah, menerima dengan lapang hati apa-apa yang tak bisa diubah dan try hard to consistently practice sunnah. Semoga seterusnya. Barangkali beginilah makna sebuah perayaan bagiku. 



Selalu girang ketika diajak ke toko kue



Kue Kelima kiriman dari Uti Djakarta



Kue ditahun kedua Dipo dari Kakak Diba



Kue-kue Kecil ditahun kedua Dipo