October 28, 2018

Paviliun Rasa Surga


Sudah 3 tahun lebih kami menempati paviliun ini. Letaknya yang terhubung langsung dengan rumah utama, membuat paviliun ini memiliki keterbatasan ruang. Meski sudah memiliki ruang-ruang fungsional seperti kamar tidur, kamar mandi, dan ruang kosong yang sebetulnya bisa difungsikan sebagai dapur, namun paviliun ini boleh dibilang belum masuk kategori tempat tinggal yang ideal.


Naaah... meski ukurannya terbatas, namun kreatifitas penghuninya nggak boleh terbatas, lho. Agar dapat memaksimalkan ruang yang ada dan hunian mungil nya tetap dapat memberi rasa nyaman :)






(Related Post : Menata Perabotan Dalam Paviliun )



Gunakan Furnitur Berukuran Kecil

Lemari portable single gue pilih untuk menyimpan pakaian agar lebih mudah membersihkan dan merapikannya. Agar lebih mudah juga memilah pakaian yang sudah nggak dipakai lagi dan menggantinya dengan yang baru, hehe. Nah... untuk menata kembali pakaian-pakaian di dalam lemari, gue selalu punya jadwal rutin di hari Minggu. Biasanya gue atur berdasarkan jenis pakaian dan seberapa sering pakaian itu gue pakai.


Berhubung pakaian sehari-hari yang gue kenakan adalah gamis, maka gamis selalu gue letakkan pada lemari bagian atas agar nampak mencolok dan mudah mengambilnya. Sementara baju tidur gue letakkan di bawahnya karena jumlahnya juga nggak banyak. Untuk mukena dan kerudung gue letakkan dalam satu tempat agar lebih efisien. Dan pakaian resmi suami gue, wajib 'digantung' ! Namun tetap gue beri 'kepastian' untuk selalu wangi dengan menambahkan pengharum pakaian.





Mengatur Sirkulasi Udara Tetap Baik

Salah satu kriteria rumah sehat menurut gue adalah sirkulasi udara dan pencahayaan yang sesuai standar. Karena sistem ventilasi nya nggak cukup baik, akibatnya ruangan jadi minim udara dan cahaya. Sehingga untuk mengurangi efek pengap dan gerah, akhirnya gue dan suami mengandalkan kipas angin dan juga AC agar sirkulasi udara berjalan baik. Apalagi bulan Desember nanti (Insya Allah) si bayik bakal launching, gue pengin udara dalam kamar jauh dari virus atau bakteri yang dapat mengganggu kesehatannya.





Selalu Merapikan Tempat Tidur

Tempat tidur selalu jadi bagian paling nyaman buat gue untuk merebahkan diri setelah pekerjaan rumah tangga kelar. Namun biasanya setelah bangun tidur, gue langsung merapikannya. Sumpek boook melihat yang berantakan, hahahaaa. Bantal dan guling gue letakkan presisi di atas tempat tidur agar nampak cantik dan rapi. Sprei dan sarung bantalnya pun gue ganti tiap minggu agar terhindar dari tungau dan bau-bauan yang mengganggu :)










Tetap semangat berbenah, yaaa...



Happy Sunday :)

September 25, 2018

Marrying with an Academics


He wasn't an Academic when he marry me. We met as a best friend long before this quite man decided to make a career of being smart people, lol. I just know, he's incredibly excited about machines. How was I supposed to know he'd being an Academic ? lol...


Thesis Seminar : Result and Discussion

International Journal for Research Publication & Seminar

September 18, 2018

How Solo Living Changed My Life


Most of my growing up years were spent in a lovely town, a special place in my heart. Spent most of the best moment of my life in this little town. The place where the friends I make from childhood and the memories I share.


25 years of friendship and still counting


But now I'm not living there. 12 years ago, I'm leaving my old life. Packing my bags, bring lots of books, and jumping cheerfully on the plane that would take me from Oil City to The City of Heroes for a new step. I was really excited to live far away from my parents for the first time. Breathe, eat, and sleep in the same dorm room every single day with 3 strangers. I thought everything would be fine. But I was wrong.


Every night, I try my hardest to fall asleep. The sound of roommates laughing late into the night, their music playing, or their dirty laundry scattering the floor, aaarrrggghhh... that's so disruptive my sleeping time. Uncomfortable dorm life. I feel like there's no home for me. The first year away is hard in so many ways :(


August 25, 2018

Losing Someone but Not Losing The Feelings


The scariest feeling we'll ever have is losing a loved one. Yeah, people come and go in our lives. We definitely know that every hello makes the next goodbye. Either because we grew apart or when we passed away. That's life.


I started to understand what had just happened to my family. I know that I'm not the only one person to feel this way. Can you imagine, we lost four family member not more than a year.


Let's Keep in Touch


August 14, 2018

Nilai Sebuah Kenangan


Membuka kembali kotak ingatan, gue baru sadar kalau ternyata selama ini tidak menyimpan benda atau barang yang punya nilai lebih untuk dikenang. Kecuali buku.


Lalu pagi ini ingatan gue beranjak pada beberapa album foto dan kamera usang milik Ayah yang bertahun-tahun tersimpan rapi di sudut lemari. Hari ini, gue kembali membukanya.


Dari Dua Teman Kecil yang Bersama Tumbuh Dewasa


Dari yang Jauh di Aberdeen Sana

By Dhini Barlian, the best kostmate ever


Bercerita tentang kenangan, gue masih ingat bagaimana dulu gue mulai berlatih membaca. Bukan dengan duduk sambil dibacakan cerita oleh Ayah. Tapi berkeliling kota bersama, berhenti di beberapa titik, hanya untuk mengeja sebuah tulisan di papan billboard pinggir jalan.