Monday, June 22, 2026

SDIT Fatahillah Sukoharjo and The Story Behind

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Bagaimanakah pendidikan yang tepat itu ?

Sekolah terbaik seperti apa yang anak-anak kami butuhkan ?

Sekolah seperti apa yang pas dan realistis dijalani oleh keluarga kecil kami ?


Bertahun-tahun lalu pertanyaan itu terus kami simpan rapi tetapi terus berputar dalam benak saban hari. Pertanyaan yang berulang kali saya tanyakan pada diri sendiri di tengah kejadian demi kejadian, naik turun, manis dan pahit cerita hidup yang Allah tetapkan untuk keluarga kecil kami. Melewati hari demi hari dengan penuh kekhawatiran sebab pemahaman kami yang sedikit sekali, berharap sepenuhnya pada Allah untuk memberikan jawaban terbaiknya. 


Setelah bertemu, ngobrol dan mengambil ilmu dari beberapa teman yang sudah teruji betul pengalaman hidup, pengetahuan dan pemahamannya. Allah buka pula pemahaman kami dengan hikmah-Nya. Membuat kami pelan-pelan memahami bagaimana memilih sekolah sebagaimana yang anak-anak kami butuhkan.


Sebuah mind mapping : 

❤  Sekolah yang tidak jauh dari rumah

❤  Sekolah yang memiliki keselarasan visi dengan kami

❤ Sekolah yang mengelola seluruh standart pendidikan di dalamnya dengan profesional, bertanggung jawab dan terbuka untuk evaluasi

❤  Sekolah yang mampu menyelaraskan pembelajaran umum dengan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah 

❤  Sekolah yang mampu menstimulasi pertumbuhan karakter anak-anak

❤  Sekolah yang punya pembiasaan beribadah serta membantu anak-anak menjaga sholat dan hafalannya

❤  Sekolah yang tetap memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakatnya

❤  Sekolah yang mengedepankan 'bimbingan' berbasis empati

❤  Sekolah yang membantu anak-anak tumbuh penuh empati, mandiri dan percaya diri

❤ Sekolah yang bisa bersinergi dengan kami untuk anak-anak berproses mencintai ke-Islamannya, menyeimbangkan nilai-nilai akademik dan aktualisasi hidup zuhud


Mengapa kami concern sekali dengan aktualisasi hidup zuhud ini ? Sebab, anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan dengar. Mereka melewati separuh hari aktif di sekolah sehingga kami berkeyakinan penuh bahwa anak-anak tidak hanya 'menyerap' dari buku-buku yang dibacanya dan apa yang mereka ‘lihat’ di rumah, melainkan juga menyerap dari apa-apa yang disampaikan oleh guru-gurunya, kebiasaan teman-temannya dan gaya hidup di sekitarnya.


Begitu pentingnya aktualisasi hidup zuhud di tengah perlombaan dunia yang tak ada batasnya dan tiada habisnya. Agar anak-anak paham bahwa kesempurnaan dan kekayaan bukanlah standar kemuliaan. Agar anak-anak mampu menjaga diri dari perilaku hidup konsumtif. Agar anak-anak perlahan terbiasa mengendalikan diri dan bijak terhadap setiap anugerah yang Allah karuniakan pada mereka. Agar mereka mampu menempuh jalan kebenaran dan menerima segala sesuatu dengan hati yang selalu merasa cukup. Sebentuk ikhtiar untuk menggapai ketenangan hidup. 


(Baca Juga : Mencintai & Mempertahankan yang Nyaris Hilang)


Ada beberapa pilihan hingga pilihan kami mengerucut pada sebuah sekolah :


Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Fatahillah

















Lalu mengintip kembali sebuah janji Allah :


"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar..."


Sudah satu tahun. Alhamdulillah, Dia hadiahkan kepada Diba tempat belajar yang menentramkan dan hangat ukhuwahnya. Sekolah yang mencetak generasi Islam beradab dan berakhlak mulia. Sekolah yang merawat iman serta menanamkan cinta dan keyakinan pada Allah sebagai pondasi ibadah. Sekolah yang mana ustadz dan ustadzahnya menerangkan dengan tindakan dan keteladanan ; dalam akhlak, dalam beribadah, dalam berpakaian Sekolah yang membatasi keterpaparan pada materialisme sehingga siswa jauh dari praktik hedonisme. Minim pertemuan rutin dengan sesama wali murid sehingga meminimalisir interaksi yang tidak mendesak (sebagai orang tua, secara personal saya menganggap ini point penting) 😊


Menyaksikan sendiri bagaimana kehidupan sekolah mereka, seringkali melahirkan evaluasi dan refleksi pribadi. Menyaksikan bagaimana kepercayaan diri dan rasa cinta pada ilmu perlahan tumbuh dalam diri Diba membuat kami tersadar bahwa bukan hanya Diba yang bertumbuh melainkan juga kami orang tuanya. 


Bagi kami, memilih sekolah tidak hanya tentang memilih lingkungan belajar yang berfokus melahirkan manusia berprestasi, melainkan juga memilih lingkungan belajar yang nyaman dimana anak-anak bertumbuh dengan adab, iman, kebijaksanaan, kesederhanaan dan kecintaan akan ilmu. Semoga Allah Ta'ala ridhoi selalu mereka dalam belajar dan menimba ilmu di SDIT Fatahillah hingga mereka lulus nanti.



Informasi SDIT Fatahillah

Alamat     : Carikan, RT.04 RW.04, Sukoharjo, Jawa Tengah

Instagram : sditfatahillah.sukoharjo