April 21, 2018

Tertib Belanja Bikin Kita Lebih Bahagia dan Bijaksana


Siapa coba yang nggak suka belanja ? Nggak suka belanja tapi suka jalan-jalan, jalan-jalan di mall lalu nggak sengaja melewati supermarket, iseng-iseng masuk lihat barang yang lagi diskon, akhirnya malah ambil trolly trus belanja deh. Ini sih gue banget, hahahaaa...


Gue termasuk orang yang membenarkan kenikmatan berbelanja. Yang membuat gue bahagia dengan belanja adalah tertib belanja untuk hal-hal yang gue hargai dan gue butuhkan untuk selalu tersedia. Belanja buku, cemilan, atau sekedar belanja kebutuhan sehari-hari. Dengan punya persediaan buku bacaan dan barang-barang kebutuhan rumah tangga yang lebih dari cukup, itu sudah membuat gue bahagia banget. 


Daftar Belanja Bulanan


Jaman jomblo dulu, gue nggak pernah sama sekali kepikiran untuk buat daftar belanja tiap kali gue pengin beli sesuatu. Semuanya hanya modal ingatan doang. Hingga akhirnya tiap kali selesai belanja selalu ada saja barang yang tertinggal untuk dibeli atau malah jadi impulsif beli barang yang sebetulnya belum terlalu dibutuhkan.


Tapi semenjak berumah tangga, gue rajin membuat daftar belanjaan, supaya nggak boros. Suka belanja praktis di supermarket, karena ya lebih nyaman saja, bahan makanannya lebih segar, barang-barangnya pun boleh dibilang lebih lengkap. Sebab ada barang yang nggak bisa gue beli di pasar tradisional, sementara bisa gue temui di supermarket. Shampoo dan body soap favorit gue, misalnya.


Kalau soal harga, sebenarnya cukup bersaing, kok. Untuk bahan makanan, pasar tradisional memang terkadang menawarkan harga yang lebih murah. Tapi di supermarket, mereka sering memberi diskon atau potongan harga yang lumayan. Apalagi kalau kita punya member card. Jadi sebetulnya kurang lebih saja.


Nah... untuk meminimalisir pengeluaran ketika belanja di supermarket, gue biasanya.......



(Related Post : Supermarket Langganan Gue)



Belanja Tunai dan Bawa Uang Sesuai Kebutuhan

Selalu menyediakan uang tunai. Gue nggak pernah mau menggunakan kartu debit apalagi kartu kredit, sebab rentan dengan penyalahgunaan. Kartu-kartu ini juga seringkali jadi jebakan batman buat penggunanya. Kita jadi merasa 'aman' belanja apa saja dan justru ini bikin boros. Makanya, gue lebih prepare uang tunai agar nggak tergoda membelanjakan uang di luar kebutuhan. 


Bawa Daftar Belanjaan

Nah... supaya nggak tergoda membelanjakan uang di luar kebutuhan, gue selalu bikin daftar belanjaan. Selalu intip lemari penyimpanan untuk memastikan barang apa saja yang masih tersedia dan barang apa saja yang butuh dibeli. Kadang bawa budget lebih buat jaga-jaga kalau saja total belanjaan ternyata nggak sesuai perhitungan karena nggak selalu bisa memastikan kenaikan harga barang. Kalau toh ingin beli barang di luar daftar belanja, gue biasanya beli setelah barang di daftar belanjaan gue sudah terbeli semuanya. 


Rajin Komparasi Harga di Satu Supermarket dengan Supermarket Lainnya

Nggak boleh bohong, kita semua cinta barang murah, hahahaaa. Demi dapat harga lebih murah dengan kualitas produk yang sama, gue rajin komparasi dan cek selisih harga dari satu supermarket ke supermarket lain. Mulai dari Hypermart, Lottemart, Superindo, Giant, Carefour, dan beberapa supermarket lainnya. Memang sih selisih harganya nggak terlalu banyak, tapi kalau dikali banyak barang kan bedanya jadi banyak, hahahaa. Alhasil, gue suka lari ke supermarket yang sering ngadain promo seru, pelayanannya baik, penataan barangnya rapi, harganya reliable, dan dekat dengan rumah.



Sebenarnya tips ini umum dilakukan oleh para ibu, ya. Gue salah satunya. Tapi bikin kita lebih tertib berbelanja dan bikin kita jadi lebih bijaksana. Jadi, nggak ada salahnya kok menciptakan suasana hati yang bahagia dengan berbelanja. Asal tertib dan bijaksana :)