April 26, 2018

Jadikan Buku dan Aktivitas Membaca sebagai Investasi Terbaik Kita


Artikel gue kali ini sebetulnya bukan ditujukan untuk memotivasi mereka yang tidak terbiasa membaca buku atau yang kurang minat membacanya. Lebih ke memotivasi diri sendiri saja, sebab memang akhir-akhir ini kecepatan membaca gue sudah kayak siput dan agak kesulitan mengatur waktu dengan kegiatan lain *sok sibuk* :))


But anyway, yang sudah mengenal gue dengan baik pasti tau kalau gue memang senang main ke toko buku, senang bawa buku kemana-mana, suka 'mbajak' suami belanja buku, selalu kalap di tempat mana saja yang memungkinkan gue untuk membeli buku dan punya ruang untuk lebih banyak membaca.


(Related Post : The Bookstore Date)


Beberapa Koleksi Buku Favorit Gue


Sayangnya, tidak semua orang dalam lingkungan keluarga atau lingkungan pertemanan gue memiliki pandangan serupa. Beberapa masih saja ada yang bicara soal untung rugi membeli buku. Daripada beli buku mahal-mahal yang ujung-ujungnya hanya jadi pajangan doang, lebih baik uangnya digunakan untuk investasi yang lebih bernilai. Dan tiap kali bicara tentang investasi bernilai, pasti yang mereka bicarakan tidak jauh-jauh seputar investasi berkelas macam investasi logam mulia, investasi properti, investasi saham, whatever. Berat shay, wkwk...


(Related Post : Begini Cara Saya Memilih Buku yang Baik)


Namun, coba bayangkan kalau semua investasi itu hilang, tidak bisa dipertahankan, dan hal berharga yang tersisa hanyalah isi yang ada di kepala. Kita tidak akan lagi dinilai dari apa-apa yang kita miliki, bukan ???


Maka, investasi pertama kita seharusnya bukan lagi hal-hal yang dinilai dengan uang, melainkan hal-hal yang mendatangkan banyak manfaat, seperti buku. Ya, buku adalah investasi terbaik. Buat gue, sebuah buku bukan hanya lembaran kertas yang setelah dibaca akan ditinggalkan begitu saja. Ada kisah dan pengalaman hidup seseorang disana, ada waktu tidur yang harus dipertaruhkan untuk menyelesaikannya, ada nilai yang tidak bisa digantikan dengan nominal harga.


Tiap kali kita membaca buku, kepala kita akan diisi dengan pengetahuan dan pengalaman baru. Kita akan mendapatkan perspektif baru tentang banyak hal. Pengetahuan dan pengalaman sekecil apapun itu akan jadi kompas berjalan bagi hidup kita. Sebab kita butuh pengalaman dan pemahaman untuk mengerjakan dan memutuskan sesuatu, kan ?


Nyatanya, teman-teman atau orang-orang yang gue tau suka dan banyak baca buku merupakan orang-orang yang cerdas, open minded, dan ketika berbicara selalu penuh percaya diri.


Barangkali, pengetahuan yang mereka miliki dari membaca buku itulah power nya. Sebab dengan pengetahuan, kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan banyak baca buku, imajinasi akan tumbuh subur. Dengan banyak baca buku, kita akan mudah mengeksekusi ide-ide yang ada di kepala. Pengetahuan akan membuat kita menghadapi roller coaster kehidupan dengan lebih bijaksana. Pengetahuan juga akan menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus pahalanya. Hebatnya lagi, pengetahuan yang kita miliki akan jadi warisan terbaik bagi anak cucu kita.


Tanpa membaca buku, pengetahuan kita tidak akan berkembang. Kalau pengetahuan kita tidak berkembang, otomatis lah kita akan ketinggalan jaman. Dan buku adalah salah satu investasi dan mahakarya terbaik yang 'memaksa' para pembaca nya untuk berkembang. Sebab pengetahuan lah yang akan menjadi pembuka jalan bagi kita untuk pengetahuan-pengetahuan selanjutnya.


Maka, ketika bicara mengenai investasi, yang utama bukan lagi hal-hal yang berkaitan dengan materi, melainkan ilmu. Jadikan buku dan aktivitas membaca sebagai investasi terbaik kita. Jangan lupa bagi-bagi ilmunya, ya :)