November 24, 2017

Cinta Dalam Sekotak Bakpia Kukus Tugu Jogja


Kota Jogja punya sejuta kenangan buat gue. Ada 3 hal yang selalu melekat erat di kepala ketika bicara tentang Jogja ; penganan, kenangan, dan kesederhanaan. Kota pencipta kenangan sekaligus kota yang kerap menyuguhkan kesederhanaan.


Soal makanan, gak lagi perlu ditanyakan. Siapapun yang pernah menginjakkan kaki di tanah Jogja, pasti kenal dengan Gudeg dan Bakpia, dua kuliner legendaris khas Jogja yang selalu punya tempat dihati para penikmatnya.


Ngomongin soal Bakpia nih, mari bicara sesuatu yang baru dan berbeda. Bakpia yang lagi hitz banget di Kota Jogja. Apalagi donk kalau bukan Bakpia Kukus Tugu, yeeaayy ~


Bakpia Kukus Tugu Jogja

Varian Cokelat Isi Cokelat


Btw... keluarga besar gue punya satu kebiasaan tiap kali kami kumpul. Masing-masing orang akan bertukar bingkisan sebagai tanda cinta sesama saudara. Biasanya bingkisan itu berupa kue. Nah... kue Bakpia Kukus ini salah satu bingkisan dari adik sepupu gue (Thanks to Putri btw) yang lagi liburan di Jogja. Gue tinggal di Solo and then dikasih oleh-oleh khas Kota Jogja. Oh ! sungguh istimewa, hahahaaa...


Tapi gue harus bilang kalau Bakpia yang satu ini beda banget. Ah masa sih ? Apa bedanya ? Gue explain disini ya. Jika bakpia yang kita kenal umumnya dibuat dengan cara dipanggang dalam oven, maka bakpia ini kabarnya dibuat dengan cara dikukus. Ehm... tekstur dan aroma nya agak-agak mirip dengan brownie ya menurut gue, soft and moist. Yang bikin istimewa, sekali lo gigit Bakpia Kukus cokelat ini, lo akan dikejutkan dengan cokelat lava meleleh dari dalamnya ! Yummy banget ~


Packaging-nya nampak mewah, berisi sepuluh buah Bakpia yang masing-masing dikemas apik dalam semacam fancy plastic berwadah mika. Cantik dan ringkas banget, would recommended as a sweet gift.


Karena bagi gue, sekotak kue adalah satu bingkisan yang bisa gue beri dengan bangga dan gue terima dengan suka cita :)