September 26, 2017

"Kok Nggak Nge-Vlog Aja ?"






Pertanyaan itu kerap dilontarkan oleh beberapa teman (yang bukan blogger maupun vlogger) juga beberapa keluarga ke gue. Agak sulit dijawab, ya. Hmmm... karena barangkali benar. Dibanding konten visual, banyak orang cenderung lebih menikmati konten audio-visual. Seperti banyaknya orang yang lebih tertarik menonton televisi ketimbang membaca buku. Apalagi mereka-mereka yang basically memang malas membaca bahkan tidak hobi membaca. Bisa jadi, ini yang menyebabkan YouTube atau pun platform sejenis makin populer sejak beberapa tahun belakangan. Dan makin banyak influencer sukses yang lahir darinya.


Menurut gue, vlog itu sebenarnya sama saja ya dengan blog, hanya media nya saja yang berbeda. Jika blog menggunakan media visual berupa tulisan atau gambar, maka vlog menggunakan media audio-visual berupa suara dan gambar. Informasi yang tersedia ya sama saja. Mulai dari traveling, cooking, passion, lifestyle, daily life, dan lainnya. Suka-suka yang punya :)


Namun 5 tahun belakangan ini gue lebih memilih fokus pada tulisan. Jujur gue belum meluangkan banyak waktu untuk nge-vlog. Karena buat gue banyak hal yang harus dipersiapkan dan butuh waktu yang cukup panjang agar dapat menghasilkan satu konten video blog yang menarik. Dan pasti itu jauh lebih complicated ketimbang gue membuat satu artikel di blog. Kalau dipikir-pikir, apa bisa vlog yang digandrungi anak muda masa kini akan seinformatif National Geographic, misalnya ???


Bisa. Asalkan si vlogger benar-benar kreatif. Atau orang berpengaruh, yaaah minimal masuk lingkaran orang-orang cantik, ganteng, sensasional, tajir melintir. Ya, nggak ??? Dan inilah yang sedikit membedakan antara blog dan vlog. Blog tidak peduli cantik, ganteng, atau tajir melintir asalkan tulisan kita informatif dan menarik :)


Lalu jika ditanya lagi, apa nggak takut terhempas dengan kepopuleran vlog ??? Gue pribadi tidak pernah khawatir ya. Karena gue nge-blog untuk terus melatih keluwesan otak gue, bagaimana menuangkan ide dan menyusunnya menjadi kalimat yang enak dibaca, bukan untuk membuat banyak orang senang. Meraup rupiah, itu bonus :)


Tapi gue juga suka menikmati konten vlog informatif dan keren banget kayak gini. Karena keyakinan gue, masing-masing punya tempat di hati para penikmatnya. Tinggal gimana pilihan kita, ingin ambil bagian di antara keduanya atau sekedar penikmat saja :)