September 16, 2017

Jaga Harga Diri Tanpa Perlu Mengagungkan Gengsi


Banyak orang menemukan kebahagiaan sesederhana membahagiakan orang lain. Melakukan segala yang ia bisa, memberi semua yang ia punya, namun tetap dianggap sebelah mata. Lalu akan hinggap rasa kecewa. Tidak apa-apa. Tak perlu memohon pada siapa pun untuk mendapatkannya. 


Karena semua orang selalu benar dalam perspektifnya. Maka kita tak bisa dan tak perlu memaksa orang lain untuk berempati dan menghargai. Sehingga mereka juga tidak bisa menuntut kita untuk memahami. Well, anggap mereka hanya segelintir manusia yang dikirimkan Tuhan untuk memberi kita pelajaran.


Suami Baik Hati


Hidup ini memang tak selalu ramah. Tak selamanya hidup kita akan baik-baik saja, maka tak perlu mengagungkan gengsi. Apalagi gengsi soal materi, bikin capek sendiri. Bersikap wajar lah jika berurusan dengan gengsi. Karena gengsi hanya menjadi cerita yang tak pernah ada bagi orang-orang yang ingin hidup tenang dan bahagia. Masih ingat bukan, cerita Iblis yang 'gengsi' ketika diperintahkan oleh Tuhan untuk sujud pada Adam hingga diusir dari Surga ???  


Maka jaga harga diri kita dengan perilaku baik, bergaul dengan orang-orang baik, perlakukan orang lain dengan cara yang baik. For sure, dengan sendirinya harga diri kita akan meroket naik. Kelak yang baik-baik itulah yang akan mengantarkan kita pada terkabulnya doa. Tak ada hati yang tenang dan bahagia jika luka terus dipelihara. Akui kesalahan, belajar memaafkan, hingga tak ada lagi kebencian.


Lalu masihkah butuh penghargaan ? Pergilah ke toko pembuat piala. Bayar dan mintalah ia membuatkan satu yang terbaik untuk mu, pajang di atas meja dan pandangi lah piala itu tiap pagi :)