April 26, 2017

Rumah Dulu atau Mobil Dulu ???


Rasanya tidak pernah habis bahan jika sudah ngobrolin yang namanya kehidupan rumah tangga. Pengalaman hidup orang tua, cerita para kolega, bahkan buku dari penulis yang kita suka. Gue dan suami tidak pernah tamat belajarnya.


Well, Keinginan kami menikah dan hidup penuh berkah juga tidak sepenuhnya berjalan dengan mudah. Menunda pernikahan demi mengejar karir hingga mapan nyatanya juga tak menjadi jaminan. Besarnya penghasilan juga tak melulu jadi ukuran hidup mapan. Asal mau berusaha bersama, gue rasa akan aman. Kalau sudah siap nikah yaaa nikah saja. Percayalah, nikah itu 'menyenangkan'. Terkesan klise memang. Tapi itu kenyataan :)


Sudah jadi rahasia umum jika fase hidup setelah berumah tangga itu jauh lebih hebooooh dibanding masa-masa bujangan dulu. Tak hanya dituntut untuk bijak menghadapi pasangan dengan segala perbedaan, namun juga mertua yang mungkin jauh lebih tidak menyenangkan dari ayah mama kita saat dulu memberi wejangan.


Pernikahan kami jauh dari gambaran Raja dan Ratu. Kami juga memilih untuk tidak melalui fase bulan madu. Bagi kami, bulan madu ya hanya 'aku, kamu dan Tuhan' yang tau. Modal kami hanya Tuhan dan orang tua yang memberi restu. Meski karena beberapa alasan (baca alasannya disini : Memilih Tinggal Bersama Orang Tua ) sekarang masih tinggal bareng orang tua suami, yaaa kami berdua berusaha tetap mandiri sebagai suami istri. Paling tidak, meminimalisir hal-hal menyebalkan yang bisa saja terjadi saat masih tinggal bersama mereka.





Hal-hal menyebalkan gimana nih ? Tiap individu pasti punya jawaban yang beda-beda. Tapi biasanya hal menyebalkan dalam rumah tangga terjadi karena prioritas yang disalahi. Bingung ??? Iya nih gue juga bingung, hahaaa...


Begini guys, kalau ditanya lebih prioritas mana beli rumah atau beli mobil ?? Tergantung kebutuhan. Kalau dari awal menikah udah ingin tinggal terpisah dari orang tua atau mertua, ingin rumah tangganya nyaman tanpa campur tangan orang tua atau mertua, beli rumah jelas jadi prioritas utama. Mengingat rumah kini sudah masuk dalam kategori kebutuhan primer. Namun setelah punya rumah sendiri kita juga perlu memikirkan PR berikutnya. Seperti biaya listrik, biaya air, biaya perawatan rumah, biaya renovasi, biaya telfon, dan lainnya. Jika penghasilan kita sudah cukup memenuhi semua PR itu, yaaa go ahead saja beli rumah. Jangan sampai beli rumahnya bisa, tapi masih membebankan biaya-biaya tadi ke orang tua. Uppsss :)


Nah... ketika butuh mobil sebagai transportasi yang aman dan nyaman, maka beli mobil boleh didahulukan. Maklum... gue hanya ingin menyelamatkan harga diri. Gue nggak ingin lagi ada drama nebeng mobil sana sini, udah bilang jauh-jauh hari, begitu mau dipakai malah nggak jadi (karena dipakai oleh yang lain). Mobil juga bisa jadi penunjang mobilitas si suami saat bekerja. Pemilihan mobil, bahan bakar, perawatan, besarnya pajak juga perlu dipertimbangkan agar nggak membebani dalam jangka panjang. Karenanya mobil jadi prioritas kami berdua saat ini. 



Gak masalah naik mobil kesana kemari, asal pakai mobil sendiri :p


Rumah dulu atau mobil dulu, apapun pilihannya, keduanya harus punya manfaat lebih dalam hidup dan bisa jadi aset yang cukup menjanjikan bagi masa depan kita.


Mana yang jadi prioritas hidup kalian saat ini ??? Rumah atau Mobil ??? Let me know yaaa